Sintang, Kalimantan Barat – 20 Mei 2026, masyarakat Desa Paoh Benua, Kabupaten Sintang, mempertanyakan pengerjaan proyek jalan yang diduga menelan anggaran puluhan miliar rupiah namun hingga kini kondisi jalan dinilai belum selesai dan masih terlihat semrawut. Warga juga menyoroti hilangnya papan plang proyek di lokasi pekerjaan, padahal masa kalender kerja disebut-sebut hampir mencapai 180 hari.
Sejumlah warga mengaku kecewa dengan kondisi pembangunan jalan tersebut. Pasalnya, harapan masyarakat agar akses jalan menjadi lebih baik dan nyaman justru belum sepenuhnya terwujud. Di beberapa titik, kondisi badan jalan masih terlihat belum rapi, terdapat bagian yang belum terselesaikan, bahkan ada material yang dinilai belum sesuai harapan masyarakat setempat.
“Kami hanya ingin jalan ini cepat selesai dan hasilnya benar-benar bagus untuk masyarakat. Jangan sampai anggaran besar tetapi hasil di lapangan masih belum memuaskan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain kondisi fisik jalan yang dipersoalkan, warga juga menyoroti tidak adanya lagi papan informasi proyek atau plang pekerjaan di lokasi. Padahal papan plang proyek merupakan bagian penting sebagai bentuk keterbukaan informasi publik agar masyarakat mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana kegiatan, hingga waktu pengerjaan.
Masyarakat menilai hilangnya papan plang proyek sebelum pekerjaan benar-benar selesai dapat memunculkan berbagai pertanyaan di tengah publik.
Terlebih lagi, proyek tersebut disebut memiliki nilai anggaran yang cukup besar dan menjadi perhatian masyarakat luas.
Berdasarkan pantauan masyarakat di lapangan, proyek jalan Desa Paoh Benua tersebut diduga belum selesai sepenuhnya meski masa kalender kerja hampir berakhir.
Warga berharap pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat agar kualitas pekerjaan sesuai dengan perencanaan.
Tokoh masyarakat setempat juga meminta pemerintah daerah dan instansi teknis terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi pekerjaan secara menyeluruh.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan sangat penting bagi aktivitas masyarakat, terutama untuk menunjang transportasi, perekonomian, dan akses warga desa.
“Kami berharap pemerintah jangan tutup mata. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Kalau memang belum selesai, harus segera diselesaikan dengan baik sesuai spesifikasi,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait mengenai hilangnya papan plang proyek serta progres akhir pengerjaan jalan tersebut.
Masyarakat berharap proyek pembangunan jalan Desa Paoh Benua dapat segera dirampungkan secara maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas dan tidak menimbulkan dugaan negatif di tengah publik.
0 Komentar