Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Dugaan Permainan Dana CSR dan Persoalan Listrik Jadi Sorotan Warga Dusun Penyaguk 1

Www.bidiksatunusantara.id-
Sintang, Kalimantan Barat – Pertemuan antara sejumlah perwakilan masyarakat dengan pihak humas perusahaan/pabrik di Dusun Penyaguk 1, Desa Lalang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, berlangsung cukup serius. 

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan penting dibahas, terutama terkait keluhan masyarakat mengenai listrik serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang hingga kini dinilai belum jelas penyelesaiannya.

Warga Dusun Penyaguk 1 berharap adanya keterbukaan dan solusi nyata dari pihak perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya menyangkut fasilitas penerangan listrik yang dianggap masih menjadi persoalan utama di wilayah tersebut. 

Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan realisasi dan pengelolaan dana CSR yang seharusnya dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga sekitar perusahaan.

Menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, hingga saat ini pembahasan mengenai dana CSR tersebut belum juga menemui titik terang. 

Bahkan, muncul dugaan adanya oknum-oknum tertentu yang diduga bermain dalam pengelolaan maupun penyaluran dana tersebut, sehingga memicu keresahan dan tanda tanya besar di kalangan warga.
Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan bahwa dana CSR seharusnya digunakan untuk membantu pembangunan lingkungan, fasilitas umum, bantuan sosial, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan. 

Namun, masyarakat menilai manfaat yang diterima masih belum maksimal dan belum transparan.
“Kami hanya meminta kejelasan. 

Kalau memang ada dana CSR untuk masyarakat, seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain membahas CSR, persoalan listrik juga menjadi perhatian utama masyarakat. 

Warga berharap perusahaan dapat ikut membantu mencarikan solusi atas kebutuhan penerangan dan infrastruktur listrik yang dinilai masih kurang memadai di beberapa titik wilayah Dusun Penyaguk 1.

Situasi ini pun menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat keberadaan perusahaan di suatu wilayah diharapkan dapat membawa dampak positif bagi warga sekitar, baik dari sisi pembangunan maupun kesejahteraan sosial.

Masyarakat meminta agar pihak terkait, baik pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi berwenang di Kabupaten Sintang, dapat turun tangan melakukan pengawasan dan memastikan pengelolaan dana CSR berjalan secara transparan serta tepat sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan antara warga dan pihak humas perusahaan masih terus berlanjut dan belum menghasilkan keputusan final. 

Warga berharap persoalan listrik dan dana CSR tersebut dapat segera diselesaikan secara adil, terbuka, dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.AN

Posting Komentar

0 Komentar