Kuching, Sarawak, Malaysia – 5 Juni 2026 — Sebanyak 29 warga negara Indonesia yang bekerja dan menetap di wilayah Semunjan, Sarawak, Malaysia, dipulangkan ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, pada Jumat (5/6/2026).
Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut menjalani proses deportasi atau pemulangan oleh pihak berwenang Malaysia setelah selesai menjalani pemeriksaan administrasi dan keimigrasian. Setelah tiba di Entikong, mereka selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait untuk pendataan dan pembinaan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, para PMI tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sebelumnya bekerja di kawasan Semunjan,
Sarawak. Proses pemulangan berlangsung dengan pengawasan petugas imigrasi serta aparat terkait guna memastikan seluruh prosedur berjalan aman dan tertib.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar selalu menggunakan jalur resmi dan melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan hukum serta menjamin hak-hak pekerja selama berada di negara tujuan.
Pemulangan puluhan PMI ini menjadi pengingat bagi calon pekerja migran agar memahami aturan ketenagakerjaan dan keimigrasian di negara tujuan. Selain itu, koordinasi antara pemerintah Indonesia dan Malaysia terus dilakukan untuk memastikan proses pemulangan warga negara Indonesia berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Setelah menjalani proses pendataan di Entikong, ke-29 PMI tersebut akan melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing dengan pendampingan dari instansi terkait.
"Kami berharap para pekerja migran Indonesia dapat memanfaatkan jalur resmi dan mengikuti prosedur yang berlaku agar terhindar dari berbagai permasalahan hukum maupun administrasi di luar negeri," ujar salah satu petugas yang menangani proses pemulangan.
Pemulangan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap warga negara Indonesia di luar negeri sekaligus memastikan mereka dapat kembali ke tanah air dengan aman dan tertib.-Liputan Lapangan-(SUHARDI)
0 Komentar