Sanggau, Kalimantan Barat
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Dusun Rintau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB saat warga tengah terlelap tidur.
Sebuah mobil truk mengalami kecelakaan setelah diduga menghindari kendaraan roda dua di jalan. Akibatnya, truk tersebut menabrak pagar depan masjid setempat hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Salah seorang warga Dusun Rintau, H. Usman, mengungkapkan bahwa dirinya terbangun setelah mendengar suara dentuman keras yang tidak biasa.
“Saya dengar suara keras sekali, lalu saya keluar rumah dengan hati-hati dan menuju ke arah masjid. Ternyata ada truk yang sudah menabrak pagar. Ban depan sebelah kiri masuk parit. Kalau tidak masuk parit, kemungkinan besar truk bisa langsung masuk ke sungai,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari pihak pemilik kendaraan berinisial (R), truk tersebut dikemudikan oleh sopir berinisial (S) yang melintas sekitar pukul 02.00 WIB dari arah Malenggang menuju Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam.
Saat melintas di wilayah Dusun Rintau, tepat di depan masjid, sopir mengaku terkejut karena ada sepeda motor yang hampir menabrak dari arah berlawanan. Untuk menghindari tabrakan, sopir secara refleks membanting setir ke kiri, namun justru menabrak pagar masjid hingga bagian depan truk ringsek dan mesin mati di tempat.
Akibat kecelakaan tersebut, ban depan truk terperosok ke dalam parit. Beruntung, kondisi ini justru mencegah truk terjun ke sungai yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kerugian materi diperkirakan cukup besar. Biaya perbaikan kendaraan diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta. Sementara itu, pemilik truk menyatakan siap bertanggung jawab atas kerusakan pagar masjid, dengan estimasi biaya perbaikan sekitar Rp2 juta lebih.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sopir truk dilaporkan selamat namun masih mengalami trauma pascakejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari dengan kondisi jalan yang minim penerangan.
(VJ)
0 Komentar