Sanggau, Kalimantan Barat
Seorang bayi laki-laki berinisial BA yang baru berusia tiga bulan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menarik perhatian warga sekitar. Bayi tersebut diketahui memiliki jumlah jari tangan dan kaki yang tidak lazim dibandingkan manusia pada umumnya.
Jika biasanya manusia memiliki total 20 jari—masing-masing 10 jari di tangan dan 10 jari di kaki—bayi BA justru memiliki total 24 jari. Rinciannya, terdapat 12 jari di kedua tangan dan 12 jari di kedua kaki.
Kondisi ini sontak menjadi perbincangan masyarakat setempat. Banyak warga yang menganggap kehadiran bayi tersebut sebagai sebuah anugerah istimewa dari Tuhan Yang Maha Esa.
Informasi ini diperoleh berdasarkan konfirmasi dari nenek sang bayi, berinisial M (65). Ia mengungkapkan bahwa kondisi cucunya tersebut sudah terlihat sejak lahir.
“Kami menerima ini sebagai pemberian dari Allah SWT. Semoga kehadiran anak ini membawa kebaikan dan keberuntungan bagi keluarga,” ujarnya.
Secara medis, kondisi kelebihan jumlah jari ini dikenal sebagai Polidaktili, yaitu kelainan bawaan yang menyebabkan seseorang memiliki jari lebih dari jumlah normal. Meski tergolong langka, kondisi ini bukan hal yang tidak pernah terjadi dan dapat ditangani melalui pemeriksaan serta tindakan medis bila diperlukan.
Hingga saat ini, kondisi bayi BA dilaporkan dalam keadaan sehat. Pihak keluarga juga berharap adanya perhatian dan pendampingan dari tenaga medis untuk memastikan tumbuh kembang sang bayi berjalan dengan baik.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa setiap anak terlahir dengan keunikan masing-masing, yang patut disyukuri dan dijaga dengan penuh kasih sayang.
(VJ)
0 Komentar