SINTANG – Perang terhadap peredaran narkotika kembali ditegaskan di wilayah Kabupaten Sintang. Aparat dari Kepolisian Resor Sintang memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dalam jumlah besar yang mencapai 57 bungkus dengan berat sekitar ±59,85 kilogram.
Pemusnahan dilakukan secara terbuka di halaman Mapolres yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K sebagai bentuk komitmen tegas aparat dalam memerangi jaringan peredaran narkoba.
Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Bupati Sintang, perwakilan DPRD Kabupaten Sintang, serta organisasi masyarakat Sabang Merah Borneo bersama sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Puluhan kilogram sabu tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan menggunakan bahan kimia hingga tidak lagi dapat disalahgunakan. Proses pemusnahan dilakukan di hadapan para saksi sebagai bentuk transparansi sekaligus pesan keras kepada para pelaku jaringan narkotika.
Kapolres Sintang menegaskan bahwa jumlah barang bukti yang dimusnahkan kali ini tergolong besar dan berpotensi merusak masa depan ribuan hingga puluhan ribu generasi muda apabila berhasil beredar di masyarakat.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bukti bahwa aparat tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi jaringan peredaran narkoba di wilayah Sintang,” tegasnya.
Besarnya barang bukti yang dimusnahkan juga menjadi gambaran betapa seriusnya ancaman peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Barat yang selama ini kerap menjadi jalur perlintasan jaringan narkoba.
Dengan dimusnahkannya hampir 60 kilogram sabu, aparat memperkirakan ribuan hingga puluhan ribu jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika yang dapat menghancurkan masa depan generasi bangsa.
Melalui kegiatan ini, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan unsur masyarakat menegaskan komitmen bersama untuk terus menggempur peredaran narkoba serta mempersempit ruang gerak sindikat narkotika yang mencoba beroperasi di wilayah Kalimantan Barat.
Penulis : Aris- Editor Lae P
0 Komentar