Pos Lintas Batas Negara Entikong — Hujan lebat yang mengguyur kawasan perbatasan sejak siang hingga sore hari menyebabkan aktivitas masyarakat di area PLBN terhenti seketika. Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat sejumlah warga memilih berteduh dan menghentikan sementara kegiatan di sekitar kawasan lintas batas.
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia tersebut juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan kawasan DAS (Daerah Aliran Sungai). Genangan air mulai terlihat di beberapa titik, sementara arus kendaraan dan aktivitas pejalan kaki mengalami penurunan drastis akibat hujan deras disertai angin.
Petugas di kawasan PLBN mengimbau seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan dengan curah hujan yang cukup tinggi. Warga diminta segera mengamankan barang-barang berharga dan memperhatikan keselamatan keluarga, khususnya anak-anak, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diingatkan untuk terus memantau kondisi debit air. Apabila hujan turun dalam waktu lama, warga diharapkan segera melakukan langkah antisipasi guna menghindari dampak banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Situasi di kawasan PLBN hingga berita ini diturunkan masih diguyur hujan dengan kondisi cuaca mendung pekat. Aktivitas pelayanan tetap berjalan dengan pengawasan ketat dari petugas yang berjaga di lokasi.
Pihak terkait berharap masyarakat tetap berhati-hati, menjaga kesehatan, serta tidak melakukan perjalanan apabila kondisi cuaca dianggap membahayakan keselamatan.
(VJ)
0 Komentar