Sintang – Masyarakat meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang untuk segera mengambil langkah dalam mengatasi maraknya anjing liar yang berkeliaran di sejumlah wilayah. Permintaan ini muncul setelah adanya korban meninggal dunia akibat gigitan anjing liar di wilayah Kecamatan Kayan Hulu.
Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan permukiman padat. Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat segera mengambil tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Salah satu wilayah yang saat ini menjadi perhatian masyarakat adalah Kelurahan Rawa Mambok, di mana banyak ditemukan anjing liar yang berkeliaran bebas di lingkungan pemukiman warga. Kondisi ini dinilai cukup membahayakan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di luar rumah serta masyarakat yang beraktivitas setiap hari.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat melakukan penanganan secara serius, seperti pendataan, penertiban, serta langkah pengendalian populasi anjing liar. Selain itu, warga juga meminta adanya sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya gigitan anjing yang berpotensi menularkan penyakit rabies.
Dengan adanya penanganan yang cepat dan tepat dari pemerintah daerah, masyarakat berharap lingkungan tempat tinggal mereka dapat kembali aman dan nyaman, serta tidak ada lagi korban jiwa akibat serangan anjing liar.
Warga juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan anjing liar yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Diharapkan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dapat mencegah terjadinya kejadian serupa di masa yang akan datang._ (HR.Suriyadi)
0 Komentar