BBM DI SPBU KABUPATEN SINTANG AMAN, DISTRIBUSI TERLAMBAT AKIBAT MUSIM KEMARAU DAN AIR SURUT

BSN
Saturday, August 8, 2026
RUANG IKLAN ATAS ARTIKEL 728x90
Sintang Kalimantan Barat, www.bidiksatunusantara.id,
Sintang, 8 Agustus 2026 — Kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Sabtu (8/8/2026) terpantau aman. 

Masyarakat diimbau tidak perlu panik maupun khawatir terhadap kondisi antrean kendaraan yang terlihat di sejumlah SPBU.

Ramainya kendaraan, khususnya mobil yang mengisi BBM jenis Pertalite, bukan berarti Kabupaten Sintang sedang mengalami kelangkaan BBM. 

Antrean tersebut salah satunya terjadi karena adanya keterlambatan distribusi pasokan BBM dari Pontianak menuju Sintang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pasokan BBM untuk Kabupaten Sintang didatangkan dari Pontianak. 

Dalam proses distribusinya, kondisi air sungai yang sedang surut turut memengaruhi kelancaran pengiriman. 
Kondisi tersebut menyebabkan proses pengangkutan BBM menjadi lebih lambat sehingga kedatangan pasokan ke sejumlah SPBU tidak selalu sesuai dengan waktu yang diharapkan.

Akibat keterlambatan   masyarakat yang sebelumnya menunggu kemudian melakukan pengisian secara bersamaan. Hal inilah yang membuat antrean kendaraan terlihat ramai di beberapa lokasi.

Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut dan tidak langsung menyimpulkan bahwa telah terjadi kelangkaan BBM. 

Selama pasokan terus berjalan dan distribusi kembali normal, kebutuhan BBM masyarakat Kabupaten Sintang diharapkan tetap dapat terpenuhi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau melakukan penimbunan BBM. 

Pembelian sesuai kebutuhan akan membantu menjaga ketersediaan BBM agar dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.

Kondisi ini juga menjadi perhatian penting bagi pihak terkait seperti Pertamina, khususnya dalam memastikan jalur distribusi BBM dari Pontianak menuju Sintang tetap berjalan dengan baik. 

Faktor cuaca, kondisi perairan, serta sarana transportasi perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ketepatan waktu kedatangan pasokan BBM.

Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Sintang diminta tetap tenang. 

Antrean kendaraan yang terlihat di sejumlah SPBU tidak serta-merta menunjukkan adanya kelangkaan BBM, tetapi salah satunya dipengaruhi keterlambatan distribusi akibat kondisi air yang sedang surut.

Pemerintah dan pihak terkait Pertamina  diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap stok serta distribusi BBM di seluruh SPBU Kabupaten Sintang, sehingga apabila terjadi keterlambatan pasokan dapat segera dicarikan solusi dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Masyarakat Sintang diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya dan tetap mengutamakan informasi resmi terkait kondisi ketersediaan BBM.

Mr Eddy..
RUANG IKLAN BAWAH ARTIKEL 728x90
BSN
Redaksi Bidik Satu Nusantara

Tim jurnalisme profesional Bidik Satu Nusantara yang menyajikan informasi terkini, independen, dan terpercaya untuk Anda.

Search This Blog

Blog Archive